Perdebatan di antara para peserta pemilihan umum (pemilu) merupakan hal yang biasa terjadi sepanjang proses kampanye dan terkadang telah dimulai jauh sebelum masa kampanye berlangsung. Pendebatnya pun beraneka ragam, mulai dari para peserta pemilu sendiri, para anggota/simpatisan partai politik, hingga masyarakat awam yang pada akhirnya ikut berdebat walaupun belum tentu memilih pada saat hari pemungutan suara.

Fenomena debat yang terjadi pada setiap masa pemilu tidak jarang diikuti dengan maraknya Black Campaign yang tidak jelas sumbernya. Fenomena ini terjadi menjelang pemungutan suara akan diselenggarakan dan ditambah dengan berkembangnya teknologi informasi, khususnya di bidang media sosial, membuat situasi semakin memanas.

Kampanye seakan menjadi ajang untuk saling menjatuhkan antar peserta pemilu. Beberapa dari kita tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah Black Campaign. Istilah Black Campaign identik dengan bentuk-bentuk kampanye yang menyerang/menjatuhkan lawan politik.

Silahkan unduh buletin selengkapnya dibawah ini:

Download (PDF, 1.8MB)