Aradila Caesar Ifmaini Idris, bergabung menjadi Peneliti pada Masyarakat Pemantau Peradilan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (MaPPI FHUI) pada Januari 2018. Sebelumnya, ia merupakan peneliti pada Indonesia Corruption Watch sejak 2017. Pria kelahiran Denpasar, 6 Juni 1990 ini menyelesaikan pendidikan hukum nya di Universitas Islam Indonesia pada tahun 2012. Setelah menyelesaikan studinya, ia sempat bekerja sebagai Junior Associate pada sebuah kantor hukum selama satu tahun sebelum akhirnya diminta oleh Hakim Agung Salman Luthan sebagai asisten penelitian di tahun 2013.

Hingga kini ia aktif melakukan advokasi isu tindak pidana korupsi dan isu reformasi peradilan pidana. Ia juga tergabung dalam Koalisi Pemantau Peradilan. Selain melakukan penelitian dan advokasi, ia juga secara rutin menulis opini di berbagai media cetak nasional. Semangat menulisnya merupakan kegemaran yang ia tekuni semasa kuliah, dengan bergabung sebagai anggota lembaga pers mahasiswa. Ia sempat ditunjuk untuk menjadi delegasi perwakilan Fakultas Hukum Universitas Indonesia dalam pertukaran pelajar ke International Islamic University of Malaysa (IIUM) di tahun 2011. Iya juga pernah mendapatkan Professional Fellowship oleh U.S Department of State dalam program Young South East Asia Leader Initiatives (YSEALI) di tahun 2017. Selain menjadi anggota Peradi, ia juga merupakan anggota dari Asosiasi Auditor Hukum Indonesia (ASAHI).