Dio Ashar Wicaksana (Dio) merupakan Peneliti sekaligus Ketua Divisi Data Peradilan MaPPI-FHUI. Dio bergabung di MaPPI-FHUI sejak menjadi volunteer pemantauan seleksi Pimpinan KPK di DPR (2011), kemudian diangkat menjadi peneliti dari Juli 2012 hingga saat ini. Dio merupakan lulusan dari Fakultas Hukum UI pada 2012, dan saat ini sedang melanjutkan pendidikannya Strata-2 di Onati International Institute for the Sociology of Law di Spanyol.

Selama di MaPPI, Dio aktif terlibat di dalam penelitian reformasi Kejaksaan dan Mahkamah Agung. Selain itu, Dio juga terlibat aktif dengan berbagai advokasi bersama koalisi masyarakat sipil lainnya, seperti Koalisi Pemantau Peradilan (KPP), Koalisi Pemantau Jaksa (KPJ), serta melakukan advokasi untuk mendorong peradilan yang adil bagi penyandang disabilitas.

Dio juga aktif terlibat di beberapa kegiatan konfrensi internasional, seperti menjadi salah satu pemateri di dalam Southeast Asial Legal Education Conference di Universitas Airlangga yang bekerja sama dengan Washington University (2013), dan menjadi delegasi perwakilan CSO pada OGP Conference yang diselenggarakan oleh UKP4 di Nusadua Bali (2014). Pada tahun 2015 lalu, Dio juga terpilih sebagai perwakilan CSO untuk mengikuti governance and anti-corruption shortcourse yang diselenggarakan oleh Gorgetown University di Washington DC.

Selama di MaPPI, Dio memiliki fokus riset pada isu reformasi lembaga Peradilan dan pemenuhan prinsip fair trial selama proses peradilan.

Pendidikan

  • Sarjana Hukum, Fakultas Hukum Universitas Indonesia (2012)
  • Candidate Master of Sociology of Law, Onati International Institute for the Sociology of Law (2016-present)

Penelitian

  • Penyusunan Panduan Investigasi untuk Hakim Lingkungan Hidup (2012)
  • Penyusunan Ikhtisar Reformasi Kejaksaan (2012)
  • Pengembangan Sistem Informasi dan Pemanfaatan Putusan Pengadilan (2013)
  • Eksaminasi Putusan Kasus Tindak Pidana Korupsi atas Nama Terdakwa Cirus Sinaga (2013)
  • Survey Implementasi Keterbukaan Informasi Pengadilan (2013 & 2014)
  • Pemantauan Kinerja Jaksa (2013-2014)
  • Stock Opname Perkara Mahkamah Agung (2014)
  • Penyederhanaan Format Putusan Mahkamah Agung (2015)
  • Pengembangan Modul E-Learning untuk Petugas Informasi di Pengadilan Agama (2015-2016)
  • Anggaran Penanganan Perkara Pidana Umum Kejaksaan (2016)

Publikasi

  • Wicaksana, D.A, Kewenangan Eksekutif Terhadap Organisasi Olahraga (Studi Kasus: Kisruh PSSI), Skripsi, Fakultas Hukum Universitas Indonesia (2012)
  • Co-Author, Panduan Investigasi Pejabat Publik untuk Masyarakat, Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia Fakultas Hukum Universitas Indonesia (2013)
  • Wicaksana, D.A, Kedudukan Kejaksaan RI dalam Sistem Hukum Tata Negara Indonesia, Fiat Justitia Buletin Vol. 1/No.1/Maret 2013, Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia Fakultas Hukum Universitas Indonesia (2013)
  • Wicaksana, D.A & Akbari, A.R , Spreading Reform Viruses to University and its Student, Paper presented at International Conference on Southeast Asia Legal Education: Preparing Lawyers for Tomorrow’s Society and Profession, Universitas Airlangga, Indonesia, 1-2 Oktober 2013 (2013)
  • Wicaksana, D.A & Rasyidi, A.F, Alur Manajemen Perkara di Mahkamah Agung RI: Salah Satu Alternatif Pengikisan Tunggakan Beban Perkara MA RI, Fiat Justitia Bulletin Vol. 2, No. 2 Oktober 2014, Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia Fakultas Hukum Universitas Indonesia (2014)
  • Wicaksana, D.A, Anotasi Putusan Penyiksaan Penyidik terhadap Terdakwa untuk Mendapatkan Pengakuan No. Register Perkara: 1131/Pid.An/2013/PN.JKT.Sel, Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia Fakultas Hukum Universitas Indonesia (2015)
  • Wicaksana, D.A, Pangkas Putusan untuk Tutup Celah Perkara, http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt56e3923798a33/pangkas-putusan-untuk-tutup-celah-manajemen-perkara-ma-broleh–dio-ashar-wicaksana-
  • Wicaksana, D.A, Urgensi Reformasi Anggaran Perkara Kejaksaan, http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt573e7e586c98c/urgensi-reformasi-penyusunan-anggaran-perkara-pidana-umum-kejaksaan-broleh–dio-ashar-wicaksana
  • Wicaksana, D.A, Memaksimalkan Reformasi Kejaksaan, Opini Koran Jawapos Tanggal 21 Juli 2016